BANDUNG – Tidak memiliki kursi di DPRD Jawa Barat menjadi kenyataan yang harus dihadapi Partai Hanura pasca-Pemilu 2024. Namun kondisi tersebut tidak membuat partai menghentikan langkah politiknya. Sebaliknya, Hanura Jawa Barat memilih menyusun strategi jangka panjang untuk membangun kembali kekuatan organisasi dari bawah.
Ketua DPD Hanura Jawa Barat, Dian Rahadian, menegaskan bahwa partai saat ini memasuki fase konsolidasi dan pembangunan fondasi baru. Fokus utama bukan sekadar mengejar popularitas, melainkan membangun struktur partai yang kuat hingga tingkat akar rumput.
Dalam kegiatan konsolidasi calon pengurus DPD Hanura Jawa Barat periode 2025-2030, Jumat (29/5/2026), Dian mengajak seluruh kader melihat situasi saat ini sebagai peluang untuk melakukan pembenahan menyeluruh.
“Kita harus realistis melihat keadaan. Saat ini Hanura tidak memiliki kursi di DPRD Jawa Barat. Karena itu tugas kita adalah membangun kembali kekuatan partai secara bertahap dan terukur,” ujarnya.
















