DENPASAR – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura melantik kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Provinsi Bali serta Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura se-Bali untuk masa bakti 2025–2030 di Denpasar, Minggu (2/8).
Pelantikan dilakukan oleh Ketua Dewan Penasehat DPP Partai Hanura, Irjen Pol (Purn.) H. Marwan Paris Dt Maruhun Saripado. Prosesi ditandai dengan penyerahan Pataka Partai Hanura kepada Ketua DPD Partai Hanura Bali, I Gede Wirajaya Wisna, yang selanjutnya menyerahkan pataka kepada seluruh ketua DPC Partai Hanura kabupaten/kota se-Bali.
Rangkaian pelantikan dilanjutkan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sebagai bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi dan mempersiapkan verifikasi partai politik serta menghadapi Pemilu 2029.
Wakil Ketua Umum DPP Partai Hanura, Parice Rio Capella, mengatakan pelantikan tersebut menjadi awal penguatan organisasi Hanura secara nasional. Menurutnya, DPP tengah melakukan konsolidasi di seluruh Indonesia, termasuk memperkenalkan identitas baru partai dengan logo bergambar singa sebagai simbol semangat baru menghadapi kontestasi politik 2029.
“Hanura masih memiliki energi besar. Menjelang Pemilu 2029 kami melakukan konsolidasi di seluruh Indonesia dan menghadirkan logo baru sebagai simbol semangat baru untuk bertarung pada pemilu mendatang,” ujarnya.
Rio berharap Hanura Bali tidak hanya menjadi peserta pemilu, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan dan kontribusi nyata bagi pembangunan Pulau Dewata.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Hanura Bali, I Gede Wirajaya Wisna, menegaskan pelantikan merupakan titik awal memperkuat struktur organisasi hingga tingkat bawah. Setelah pelantikan, DPD Hanura Bali akan fokus pada penguatan administrasi, kaderisasi, dan kesiapan menghadapi verifikasi administrasi maupun verifikasi faktual Pemilu 2029.
“Kami ingin memastikan Hanura Bali memiliki fondasi organisasi yang kuat. Hanura harus hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi rakyat, dan memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Wirajaya juga memperkenalkan logo baru Partai Hanura bergambar singa. Menurutnya, perubahan identitas itu mencerminkan semangat keberanian, kepemimpinan, ketegasan, dan integritas seluruh kader dalam membangun partai.
Acara pelantikan turut dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster. Dalam sambutannya, Koster mengingatkan seluruh partai politik agar tidak terjebak pada politik sensasi dan popularitas semata. Ia menekankan pentingnya peran partai sebagai lembaga pendidikan politik, penguatan kaderisasi, serta pengawal kepentingan rakyat.
Koster juga mengajak seluruh partai politik di Bali menjaga demokrasi yang beretika dan berbudaya dengan mengedepankan nilai harmoni, gotong royong, dan musyawarah demi mendukung pembangunan Bali yang berkelanjutan.















