JAKARTA – Liga Jasa Keuangan (LJK) bank bjb 2026 resmi bergulir di Jakarta, Senin (3/8/2026). Kegiatan yang mempertemukan regulator, pelaku industri jasa keuangan, dan sejumlah mitra strategis tersebut mendapat dukungan bank bjb sebagai sponsor utama.
Liga Jasa Keuangan menjadi salah satu sarana untuk memperkuat komunikasi dan hubungan antarpelaku industri jasa keuangan melalui kegiatan olahraga yang mengedepankan sportivitas dan kebersamaan.
Pembukaan LJK bank bjb 2026 dihadiri Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Hernawan B. Sasongko, Direktur Operasional bank bjb Herfinia, Direktur Teknologi Informasi bank bjb Muhammad Asadi Budiman, Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo, Deputi Komisioner Organisasi dan Sumber Daya Manusia OJK Rudi S. Susetyo, serta Direktur Ekonomi dan Pengembangan OJK Daerah sekaligus Ketua Pengurus LJK Insan Hasani.
Turut hadir sejumlah pimpinan lembaga jasa keuangan dan Direktur RS Mitra Keluarga dr. Sri Widiyaningsih, MARS sebagai medical partner Liga Jasa Keuangan bank bjb 2026.
Liga Jasa Keuangan sendiri telah digelar sejak 2017 dan kini memasuki penyelenggaraan ketujuh. Pada tahun ini, kompetisi mempertandingkan bola basket dan bola voli.
Selain dua cabang tersebut, penyelenggara memperkenalkan padel sebagai cabang olahraga baru. Kehadiran padel menjadi upaya untuk memperluas partisipasi sekaligus mengikuti perkembangan minat olahraga di kalangan insan industri jasa keuangan.
Bagi bank bjb, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi kompetisi olahraga. Liga Jasa Keuangan juga dipandang sebagai ruang untuk membangun interaksi yang lebih dekat antara regulator, lembaga jasa keuangan, dan para pemangku kepentingan.
Semangat kompetisi dinilai dapat menjadi sarana membangun nilai kerja sama, disiplin, saling menghormati, serta kebersamaan yang dibutuhkan dalam membangun industri jasa keuangan yang semakin kuat.
Dukungan bank bjb sebagai sponsor utama juga menjadi bagian dari upaya memperluas sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan. Interaksi antarpeserta diharapkan dapat membuka ruang komunikasi dan memperkuat jejaring profesional antarinstansi.
Selain aspek kolaborasi, Liga Jasa Keuangan diharapkan mendorong pola hidup sehat di lingkungan kerja. Pertemuan pegawai dari berbagai institusi melalui kegiatan olahraga juga menjadi kesempatan untuk membangun hubungan yang lebih informal dan positif.
Melalui penyelenggaraan LJK bank bjb 2026, sinergi antara regulator, lembaga jasa keuangan, dan mitra strategis diharapkan semakin kuat. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung perkembangan industri jasa keuangan nasional yang sehat, inklusif, dan berdaya saing.
bank bjb menyatakan akan terus mendukung kegiatan yang dapat memperkuat hubungan dengan para pemangku kepentingan sekaligus memberikan nilai tambah bagi perkembangan sektor jasa keuangan.
bank bjb merupakan bank yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).













