Example 728x250
Hanura Update

Raden Anki Hardiani Terpilih Aklamasi Pimpin HANURA Kota Bogor, Diminta Perkuat Akar Sosial

×

Raden Anki Hardiani Terpilih Aklamasi Pimpin HANURA Kota Bogor, Diminta Perkuat Akar Sosial

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BOGOR, NURANIMEDIA.ID – Raden Anki Hardiani resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) Kota Bogor periode 2025–2030. Kepemimpinan baru tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mengembalikan politik HANURA lebih dekat dengan masyarakat.

Raden Anki ditetapkan dalam Musyawarah Cabang (Muscab) Partai HANURA Kota Bogor yang digelar Jumat, 21 Agustus 2026. Forum tersebut dihadiri jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HANURA Jawa Barat.

Dari DPP HANURA hadir Sekretaris Jenderal Benny Rhamdani dan Wakil Sekretaris Jenderal Budi Hermansyah. Sementara dari DPD HANURA Jawa Barat hadir Ketua DPD H. Dian Rahadian, S.H., M.H., Sekretaris DPD Cecep Lukmanul Hakim, M.Ag., serta Wakil Ketua DPD Asep Riyadi. Hadir pula Ketua Plt. DPC HANURA Kota Bogor Muhammad Haikal Yushendri.

Dalam arahannya, Benny Rhamdani mengingatkan agar keberadaan HANURA di Kota Bogor tidak berhenti pada aktivitas politik menjelang pemilu.

Baca Juga  Yuliawan Thaher: Pengesahan Logo Baru Jadi Momentum Kebangkitan Hanura

Menurut dia, partai harus memiliki akar sosial yang kuat dan mampu membaca karakter masyarakat serta kekayaan budaya yang tumbuh di daerah.

HANURA harus hadir bukan hanya ketika rakyat datang ke bilik suara. Kita harus hadir ketika rakyat membutuhkan perhatian. Di Kota Bogor, politik juga harus mampu menjaga dan melestarikan budaya sebagai bagian dari identitas masyarakat,” kata Benny.

Benny menilai politik tanpa empati berpotensi menciptakan jarak antara partai dan masyarakat. Karena itu, kader HANURA didorong membangun pola politik yang lebih manusiawi, dengan mendengar persoalan warga dan menerjemahkan aspirasi tersebut ke dalam kerja nyata.

Pesan tersebut menjadi tantangan bagi kepengurusan baru DPC HANURA Kota Bogor. Sebab, konsolidasi organisasi tidak cukup hanya dilakukan dengan merapikan struktur internal, tetapi juga harus diikuti dengan penguatan hubungan sosial di tengah masyarakat.

Konsolidasi Baru

Ketua DPD HANURA Jawa Barat H. Dian Rahadian mengatakan, terpilihnya Raden Anki Hardiani secara aklamasi harus menjadi titik awal bagi konsolidasi baru HANURA Kota Bogor.

Baca Juga  Task Force Hanura Targetkan Struktur PAC di Sumut Rampung September 2026

Kepemimpinan tersebut diharapkan mampu menyatukan seluruh kader, memperkuat struktur organisasi, serta membangun kerja politik yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Kepercayaan yang diberikan melalui Muscab ini harus dijawab dengan kerja organisasi. Konsolidasi dan penguatan struktur menjadi bagian penting untuk membangun kembali kekuatan HANURA di Kota Bogor,” ujarnya.

Sementara itu, Raden Anki Hardiani menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan peserta Muscab.

Ia menegaskan komitmennya menjalankan amanah tersebut dengan membangun organisasi secara inklusif serta memperkuat kehadiran HANURA di tengah masyarakat Kota Bogor.

Terpilihnya Raden Anki sekaligus menandai dimulainya fase baru perjalanan politik HANURA Kota Bogor. Tantangannya bukan sekadar membangun struktur partai, melainkan memastikan organisasi memiliki kehadiran yang dirasakan masyarakat.

Pesan DPP mengenai pentingnya empati sosial dan penghormatan terhadap budaya lokal pun menjadi pekerjaan rumah bagi kepengurusan baru untuk diterjemahkan ke dalam program dan kerja politik yang konkret.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *