Ia menegaskan bahwa keterlibatan politisi dalam organisasi bukanlah masalah selama mereka mampu bersikap sebagai negarawan dan tidak membawa agenda partai ke dalam tubuh HKTI.
“Yang menjadi persoalan bukan siapa orangnya, tetapi bagaimana organisasi ini tetap independen dan berpihak pada petani. Jangan sampai HKTI kehilangan jati dirinya karena terlalu jauh terseret kepentingan politik,” katanya.
Musda HKTI Jabar Jadi Ujian Demokrasi Internal
Musda HKTI Jawa Barat dinilai menjadi momentum penting untuk membuktikan komitmen organisasi terhadap prinsip demokrasi, transparansi, dan penghormatan terhadap aspirasi daerah. Forum tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi formalitas administratif, melainkan benar-benar menjadi ruang musyawarah yang terbuka dan adil.
Entang menegaskan bahwa legitimasi kepemimpinan organisasi hanya akan lahir apabila proses pemilihannya berlangsung demokratis dan mendapatkan dukungan nyata dari anggota.















