Di tengah berbagai tantangan sektor pertanian, mulai dari alih fungsi lahan, fluktuasi harga komoditas, regenerasi petani, hingga penguatan ketahanan pangan nasional, HKTI dinilai membutuhkan kepemimpinan yang independen, kredibel, dan memiliki keberpihakan nyata terhadap kepentingan petani.
Entang berharap seluruh tahapan Musda HKTI Jawa Barat dapat berlangsung secara terbuka dan menjunjung tinggi nilai-nilai organisasi. Menurutnya, kepercayaan anggota hanya dapat dipertahankan apabila HKTI konsisten menjaga demokrasi internalnya.
“Organisasi yang kuat adalah organisasi yang dibangun atas dasar kepercayaan anggotanya. HKTI harus terus menjadi wadah perjuangan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat kedaulatan pangan Indonesia,” tuturnya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI terkait kritik yang disampaikan Entang Sastraatmadja. Upaya konfirmasi kepada pihak terkait masih terus dilakukan guna memenuhi prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.
















