NURANIMEDIA.ID, BANDUNG – Sebanyak 500 musisi tampil dalam Bandung Kota Angklung Festival 2026 yang berlangsung di Balai Kota Bandung, Sabtu (6/6/2026). Festival ini menjadi ruang kolaborasi budaya sekaligus memperkuat posisi Bandung sebagai Kota Angklung dan pusat pelestarian warisan budaya dunia yang diakui UNESCO.
Ratusan musisi dari berbagai komunitas dan kelompok seni menghadirkan pertunjukan angklung yang memadukan kreativitas, edukasi, dan semangat pelestarian budaya Sunda. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa angklung tetap relevan dan mampu menarik minat generasi muda di tengah perkembangan budaya modern.
Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, menegaskan bahwa angklung bukan sekadar alat musik tradisional. Menurutnya, angklung mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, toleransi, dan harmoni yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Indonesia.
“Hari ini kita menunjukkan kepada Indonesia bahkan dunia bahwa Bandung bukan hanya kota kreatif, kota pendidikan, atau kota wisata. Bandung juga merupakan kota yang menjaga dan merawat akar budayanya dengan penuh tanggung jawab,” ujar Iskandar.
















