NURANIMEDIA.ID, Garut – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai Rabu (10/6/2026) menuai beragam tanggapan dari masyarakat. Sejumlah pelanggan mengaku keberatan karena kenaikan tersebut dinilai akan menambah beban pengeluaran rumah tangga di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
Salah seorang pengguna Pertamax di Garut, Dedi (38), mengatakan kenaikan harga hampir Rp4.000 per liter membuat biaya transportasi bulanannya meningkat signifikan.
“Kalau biasanya isi penuh sekitar Rp500 ribuan, sekarang bisa tembus Rp700 ribu. Bagi kami yang bekerja setiap hari menggunakan kendaraan pribadi, ini cukup memberatkan,” ujarnya saat ditemui di salah satu SPBU di Kabupaten Garut, Rabu (10/6/2026).
Keluhan serupa disampaikan Rina (29), seorang pekerja swasta. Menurutnya, masyarakat kelas menengah menjadi kelompok yang paling terdampak karena tidak mendapatkan subsidi pemerintah namun harus menghadapi kenaikan biaya hidup.
















