Karena itu, pemerintah menyiapkan strategi agar nilai ekonomi yang tercipta melalui aktivitas digital dapat lebih banyak bertahan di Indonesia. Salah satunya dengan membangun ekosistem digital yang mampu memberikan pembagian manfaat lebih seimbang antara platform digital, infrastruktur nasional, dan pelaku usaha domestik.
Selain mempertahankan nilai ekonomi di dalam negeri, pemerintah juga mendorong pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produktivitas sektor riil. Digitalisasi diharapkan tidak hanya menghasilkan pertumbuhan transaksi, tetapi juga meningkatkan pendapatan masyarakat, memperluas akses pasar, dan menciptakan lapangan kerja.
Sebagai langkah awal, Kementerian Komunikasi dan Digital telah menjalankan sejumlah proyek percontohan di berbagai daerah, di antaranya Sleman, Banjarnegara, Lamongan, Wonogiri, dan Banyuwangi. Program tersebut memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung sektor pertanian dan perikanan.















