Salah satu lokasi yang sedang dipertimbangkan adalah lahan bekas perkebunan teh di Bandung yang sebagian sudah tidak produktif. Kawasan tersebut dinilai memiliki karakteristik dataran tinggi yang cocok untuk pengembangan bawang putih.
Meski ketersediaan lahan dinilai bukan kendala utama, pemerintah mengakui tantangan terbesar saat ini adalah penyediaan bibit dalam jumlah besar dan berkualitas. Bibit impor yang selama ini digunakan tidak dapat langsung diterapkan secara masif tanpa melalui proses penyesuaian terhadap kondisi agroklimat Indonesia.
Karena itu, pemerintah memperkirakan target swasembada bawang putih membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat tahun untuk dicapai. Selama periode tersebut, kapasitas pembibitan nasional akan terus ditingkatkan seiring perluasan areal tanam di berbagai daerah.
















