Selain menyiapkan lahan, pemerintah juga tengah memperkuat sistem pembibitan nasional. Saat ini sejumlah daerah seperti Sembalun di Nusa Tenggara Barat, Temanggung di Jawa Tengah, dan Humbang Hasundutan di Sumatera Utara telah menjadi sentra pengembangan bibit bawang putih.
Kementerian Pertanian juga menggandeng sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN), di antaranya Bulog, ID Food, dan PTPN, untuk mendukung pengembangan budidaya bawang putih dari hulu hingga hilir. PTPN akan berperan menyediakan lahan sekaligus mengembangkan penanaman di kawasan yang dinilai sesuai dengan karakteristik tanaman bawang putih.
Salah satu lokasi yang sedang dipertimbangkan adalah lahan bekas perkebunan teh di Bandung yang sebagian sudah tidak produktif. Kawasan tersebut dinilai memiliki karakteristik dataran tinggi yang cocok untuk pengembangan bawang putih.
Meski ketersediaan lahan dinilai bukan kendala utama, pemerintah mengakui tantangan terbesar saat ini adalah penyediaan bibit dalam jumlah besar dan berkualitas. Bibit impor yang selama ini digunakan tidak dapat langsung diterapkan secara masif tanpa melalui proses penyesuaian terhadap kondisi agroklimat Indonesia.













