NURANIMEDIA.ID, Bandung – Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mendorong pengelola pusat perbelanjaan modern memberi ruang lebih besar kepada pelaku usaha kuliner lokal. Menurutnya, pelaku UMKM kuliner masih menghadapi kendala besar untuk masuk ke mal karena tingginya biaya sewa.
Erwan menyampaikan hal itu saat menghadiri Opening Ceremony Info Franchise and Business Concept (IFBC) 2026 di Kota Bandung.
“Restoran Indonesia di mal besar paling hanya satu atau dua. Pelaku usaha lokal sulit bersaing karena biaya yang tinggi,” kata Erwan.
Karena itu, Erwan meminta pengelola mal menerapkan kebijakan afirmatif berupa tarif sewa yang lebih terjangkau bagi pelaku usaha lokal. Ia menilai langkah tersebut dapat memperluas akses pasar sekaligus memperkuat daya saing produk dalam negeri.
















