Example 728x250
Ekonomi

BI Rate Naik ke 5,75 Persen, Industri Properti Terancam Melambat akibat KPR Mahal

×

BI Rate Naik ke 5,75 Persen, Industri Properti Terancam Melambat akibat KPR Mahal

Sebarkan artikel ini
BI rate sektor properti
Ilustrasi kenaikan suku bunga terhadap sektor properti
Example 468x60

NURANIMEDIA.ID, Jakarta – Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) menjadi 5,75 persen diperkirakan akan menjadi tantangan baru bagi industri properti nasional. Kenaikan biaya pinjaman diprediksi tidak hanya membebani pengembang, tetapi juga mengurangi kemampuan masyarakat membeli rumah melalui fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Bank Indonesia menaikkan BI Rate sebesar 100 basis poin dalam kurun satu bulan, dari 4,75 persen menjadi 5,75 persen. Kebijakan ini diyakini akan diikuti kenaikan suku bunga kredit perbankan, termasuk kredit konstruksi dan KPR.

Dampak paling awal diperkirakan dirasakan pengembang properti yang sebelumnya agresif melakukan ekspansi melalui pembiayaan konstruksi. Dengan bunga pinjaman yang lebih tinggi, biaya proyek meningkat dan dapat menggerus keuntungan perusahaan.

Di sisi lain, konsumen juga menghadapi tantangan yang tidak kalah berat. Kenaikan bunga KPR akan membuat cicilan rumah semakin mahal sehingga berpotensi menurunkan minat masyarakat membeli hunian.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *