BEKASI, NURANIMEDIA.ID— Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) Kota Bekasi menetapkan Iwan Supriyana, S.Sos. sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai HANURA Kota Bekasi periode 2025–2030.
Muscab digelar di Hotel 88 Kota Bekasi, Minggu, 30 Agustus 2026. Forum tersebut menjadi bagian penting dari agenda konsolidasi organisasi sekaligus momentum bagi HANURA Kota Bekasi untuk memperkuat kembali struktur dan basis politiknya.
Kegiatan dihadiri Ketua DPD Partai HANURA Jawa Barat H. Dian Rahadian, S.H., M.H., Sekretaris DPD Partai HANURA Jawa Barat Cecep Lukmanul Hakim, M.Ag., Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai HANURA Budi Hermansyah, serta Ketua Pelaksana Tugas (Plt.) DPC Partai HANURA Kota Bekasi Haikal Yushendri.
Ketua DPD HANURA Jawa Barat H. Dian Rahadian mengatakan, Muscab tidak boleh dimaknai sebatas agenda pergantian kepemimpinan. Setelah kepengurusan baru terbentuk, pekerjaan organisasi justru harus segera dimulai.
Menurut Dian, DPC HANURA Kota Bekasi perlu membangun konsolidasi secara berjenjang hingga struktur paling bawah. Organisasi juga harus mampu hadir di tengah masyarakat dengan membaca berbagai persoalan serta menyerap aspirasi warga.
“Partai harus hidup di tengah masyarakat. Struktur yang terbentuk jangan hanya bersifat administratif, tetapi harus benar-benar bekerja,” menjadi pesan utama dalam agenda konsolidasi tersebut.
Dian juga menekankan pentingnya soliditas kader dalam menghadapi dinamika politik ke depan. Menurutnya, kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh kepengurusan, tetapi juga oleh kemampuan kader membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai HANURA Budi Hermansyah menyoroti pentingnya komunikasi dan koordinasi antara DPP, DPD, dan DPC.
Penguatan organisasi di daerah, kata dia, merupakan bagian penting dari konsolidasi Partai HANURA secara nasional. Karena itu, kepengurusan baru di Kota Bekasi diharapkan mampu menjalankan roda organisasi secara efektif dan membangun sinergi dengan seluruh jajaran partai.
Terpilihnya Iwan Supriyana kini membawa tanggung jawab baru bagi DPC HANURA Kota Bekasi. Ia dituntut mampu merangkul seluruh kader, memperkuat soliditas internal, membangun struktur organisasi yang efektif, serta meningkatkan kehadiran partai di tengah masyarakat.
Tantangan tersebut semakin penting mengingat agenda politik nasional menuju Pemilu 2029 mulai memasuki tahap persiapan. Konsolidasi organisasi, kaderisasi, penguatan struktur hingga tingkat bawah, serta pemetaan basis dukungan menjadi pekerjaan yang tidak bisa ditunda.
Dengan kepengurusan baru, HANURA Kota Bekasi diharapkan tidak berhenti pada seremoni Muscab. Hasil forum tersebut harus diterjemahkan menjadi program kerja yang konkret, terukur, dan berkelanjutan.
Muscab akhirnya menjadi titik awal bagi kepemimpinan Iwan Supriyana untuk membawa HANURA Kota Bekasi membangun kembali kekuatan organisasi sekaligus mempertegas posisi partai di tengah masyarakat.
Kini, tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa kepengurusan baru mampu mengubah konsolidasi menjadi kerja politik nyata menuju Pemilu 2029.















