Ujang menempuh pendidikan dasar di SD Negeri Cibodas II, melanjutkan ke SMP Negeri Parungkuda, lalu SMA Negeri Cicurug — kini dikenal sebagai SMA Negeri Parungkuda. Perjalanan akademisnya bermuara di ibu kota, ketika ia menyelesaikan studi di Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi, Universitas Borobudur, Jakarta, meraih gelar Sarjana Ekonomi yang menjadi bekalnya memasuki dunia profesional dan publik.
Politik: Menapak Jejak Sang Kakak
Tak berlebihan bila dikatakan bahwa pintu politik Ujang terbuka lewat tangan sang kakak, almarhum H. Jus Usman Sumanegara yang merupakan pendiri sekaligus Sekretaris Jenderal Pertama Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Namun Ujang bukan sekadar ikut arus. Ia menjadi salah satu pendiri dan deklarator DPP Pemuda Hanura, menjabat Wakil Ketua DPD Hanura Jawa Barat, dan pada akhirnya melangkah ke Gedung Sate sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Hanura periode 2009–2014.
Daerah pemilihan Kota dan Kabupaten Sukabumi serta Kabupaten Cianjur bukan hanya angka statistik pemilih baginya. Di Cianjur, ia mendorong pembangunan Ruang Kelas Baru SMP PGRI Naringul, serta irigasi Cidaun, Cibalagung, dan Pasir Kuda. Di Sukabumi, jejaknya terlihat pada pembangunan jalan Pakuwon–Parakansalak, Jalan Pasir Lengking Simpenan, pelebaran Leter S Cikidang, jembatan, irigasi desa, penyediaan air bersih, hingga bantuan sarana pesantren.
Baginya, semua itu bukan prestasi untuk dibanggakan, melainkan kewajiban yang harus ditunaikan dan jawaban nyata atas tuduhan bahwa dewan hanya duduk diam tanpa kerja.












