NURANIMEDIA.ID, Jakarta — Pengamat ekonomi Ferry Irawandi mengkritik pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2026 yang mencapai 5,61 persen.
Sebelumnya, Purbaya menyebut konsumsi masyarakat menjadi faktor utama yang mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Ia mengatakan belanja pemerintah tidak memberi pengaruh dominan karena kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) hanya 6,72 persen, sedangkan konsumsi rumah tangga mencapai 54,36 persen.
Namun, Ferry menilai penjelasan tersebut terlalu menyederhanakan kondisi ekonomi nasional. Menurutnya, pemerintah justru memainkan peran besar melalui lonjakan belanja negara pada awal 2026.
Ferry memaparkan rata-rata pertumbuhan belanja pemerintah selama 10 tahun terakhir hanya berada di angka 4,8 persen. Akan tetapi, pada kuartal I 2026, belanja pemerintah melonjak hingga 21,8 persen.










