Example 728x250
Tokoh

KH Muhammad Nuh Addawami: Masyayikh dari Garut yang Menjaga Tradisi Ilmu dan Peradaban NU

×

KH Muhammad Nuh Addawami: Masyayikh dari Garut yang Menjaga Tradisi Ilmu dan Peradaban NU

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Karya-karyanya menyentuh berbagai tema: tauhid, ushul fiqih, ilmu bayan, tradisi amaliah NU, pendidikan karakter, hingga tasawuf praktis. Di antaranya yang dikenal luas adalah Mustika Akidah: Widuri Pamanggih, Tauhid Praktis ala Thariqah Ahli Sunah wal-Jamaah, Tauhid Amaly Ahlu Sunah wal-Jamaah, Karakteristik Ahlu Sunah wal-Jamaah, Bentang Salapan, hingga Al-Mukhtashar fi Tauhidy wa-Ta’biruhu bil-Adzkari. NU Online mencatat karya beliau telah mencapai puluhan judul.

Baca Juga  Patrice Rio Capella: Arsitek Politik dan Visi Kepemimpinan Nasional

Beliau menulis dalam tiga bahasa: Sunda, Indonesia, dan Arab, dengan aksara Latin maupun Arab Pegon, dalam bentuk prosa naratif maupun syair. Bahasa Sunda mendominasi bukan karena keterbatasan, melainkan karena pilihan yang sadar — agar dakwah benar-benar sampai ke jantung masyarakat, sekaligus ikut merawat kelestarian bahasa ibu.

Kecintaannya kepada Nahdlatul Ulama bahkan tercermin dari hal-hal kecil yang bermakna. Para santrinya kerap menuliskan namanya dengan huruf kapital pada dua huruf pertama: NUh Addawami — cara sederhana untuk menegaskan bahwa nama dan jiwa sang kiai tak terpisahkan dari organisasi yang ia cintai.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *