Pada segmen pinjaman digital Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui bjb KGB Pisan, outstanding kredit tercatat sebesar Rp159,8 miliar atau tumbuh 154,1 persen secara tahunan dan naik 30,9 persen dibandingkan triwulan sebelumnya. Jumlah rekening juga meningkat menjadi 9.702 rekening.
“Perseroan akan terus berupaya menjaga pertumbuhan bisnis secara sehat dan berkelanjutan melalui penguatan layanan, inovasi digital, serta sinergi dalam ekosistem Kelompok Usaha Bank (KUB) bank bjb,” kata Ayi.
Selain memperkuat bisnis, bank bjb terus mendorong implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Hingga Triwulan I 2026, portofolio pembiayaan berkelanjutan bank bjb mencapai Rp14,2 triliun, sementara nilai sustainable bond mencapai Rp1,9 triliun.
Perseroan juga melanjutkan dukungan terhadap pembiayaan UMKM, Kredit Usaha Rakyat (KUR), Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), serta berbagai program keberlanjutan lainnya sebagai bagian dari komitmen mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.













