Example 728x250
Politik

Penasihat Khusus Presiden Minta DPR Jangan Main-main dengan Suara Rakyat

×

Penasihat Khusus Presiden Minta DPR Jangan Main-main dengan Suara Rakyat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA, NURANIMEDIA.ID — Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, mengingatkan partai-partai politik di parlemen agar tidak mengabaikan kehendak publik maupun keputusan peradilan konstitusi. Manuver politik yang memanipulasi regulasi pemilu dinilai berisiko memicu gelombang protes serta memaksa masyarakat sipil kembali turun ke jalan.

Dalam pernyatannya, Said Iqbal menyoroti dinamika pembahasan aturan pemilu, khususnya penetapan angka ambang batas parlemen (parliamentary threshold). Ia meminta DPR tidak mengulang langkah yang pernah terjadi pada pembahasan revisi Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sebelumnya.

“GKSR tanpa bermaksud apapun mengingatkan partai parlemen jangan mengulang kejadian memaksa masyarakat sipil turun ke jalan dalam kasus ada keinginan waktu itu parlemen merubah undang-undang Pilkada yang sudah direvisi oleh keputusan Mahkamah Konstitusi,” kata Said Iqbal.

Baca Juga  Membangun Soliditas dan Kesiapan Partai Hanura di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 5%

Ia menekankan bahwa upaya menetapkan ambang batas parlemen di atas ketentuan yang telah diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) berpotensi memancing kemarahan publik.

“Jangan bermain parliamentary. 5%, 7% atau berapa persen yang memancing amarah setiap orang dalam kalangan masyarakat sipil yang kemudian bisa terjadi seperti rencana parlemen waktu itu yang ingin merubah revisi undang-undang Pilkada yang sudah diputuskan oleh MK. Keputusan MK jelas 4% saja dilarang, apalagi di atas 4%,” tegasnya.

Baca Juga  GKSR Desak Penghapusan Parliamentary Threshold: Jangan Ada Lagi Suara Rakyat Terbuang

Soroti Praktik Politik Dagang Sapi

Selain isu ambang batas parlemen, Said Iqbal juga mengkritik keras indikasi transaksi politik antar-fraksi di DPR yang dapat mengorbankan kepastian hukum dan tata kelola pemilu. Ia mendesak agar skema barter regulasi pemilu segera dihentikan.

“Dan tentu jangan juga mengakal-akali politik dagang sapi. Presidential threshold 0% nanti mau dibarter dengan parliamentary threshold mau dibarter lagi dengan Pilkada Nasional yang terpisah dengan Pilkada daerah. Hentikan politik dagang saat,” pungkasnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *