JAKARTA, NURANIMEDIA.ID – Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, mengkritisi besarnya anggaran yang dialokasikan untuk pelaksanaan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) bagi calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Menurutnya, biaya pelatihan tersebut tidak sebanding dengan kebutuhan kompetensi yang harus dimiliki seorang manajer koperasi.
Hasanuddin mengungkapkan, total anggaran pelatihan setiap peserta mencapai sekitar Rp45 juta untuk durasi 45 hari. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp30 juta dialokasikan untuk kegiatan latihan dasar kemiliteran, sementara Rp15 juta digunakan untuk pembelajaran substansi koperasi selama 15 hari.
“Total kebutuhan anggaran selama 45 hari mencapai sekitar Rp45 juta per orang. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp30 juta digunakan untuk pelaksanaan latihan militer, sedangkan Rp15 juta untuk pembelajaran substansi koperasi,” ujar Hasanuddin dalam keterangannya, Senin (29/6).















