Usai kejadian, korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Hasil pemeriksaan rontgen menunjukkan adanya pendarahan pada organ hati korban.
Kanit Reskrim Polsek Semarang Barat, AKP Suprapto, mengatakan korban sempat menjalani operasi di Rumah Sakit Columbia Semarang. Namun nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.
“Korban menjalani operasi pada malam hari dan dinyatakan meninggal dunia pada Selasa pagi sekitar pukul 07.50 WIB,” kata Suprapto.
Peristiwa tersebut kini menjadi perhatian pihak museum dan aparat kepolisian untuk evaluasi keamanan area wisata, khususnya terhadap benda-benda pajangan yang dapat membahayakan pengunjung.

















