NURANIMEDIA.ID, Jakarta – Sebanyak sembilan warga negara Indonesia (WNI) relawan Global Sumud Flotilla (GSF) akhirnya tiba kembali di Indonesia setelah sempat ditahan pasukan Israel saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Jalur Gaza, Palestina.
Pesawat yang membawa sembilan aktivis kemanusiaan Indonesia itu mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (24/5/2026). Kedatangan mereka disambut keluarga, relawan, hingga masyarakat yang membawa atribut dukungan untuk Palestina.
Kesembilan relawan tersebut berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari jurnalis hingga lembaga kemanusiaan nasional.
Berikut daftar 9 aktivis Flotilla asal Indonesia beserta lembaganya:
1. Bambang Noroyono
Bambang Noroyono merupakan jurnalis dari media Republika. Ia ikut dalam misi Global Sumud Flotilla untuk mendokumentasikan perjalanan kemanusiaan menuju Gaza.
2. Thoudy Badai
Thoudy Badai juga berasal dari Republika. Dalam misi tersebut, ia bergabung sebagai jurnalis relawan yang ikut mengawal pengiriman bantuan kemanusiaan.
3. Andre Prasetyo Nugroho
Andre Prasetyo Nugroho tercatat sebagai jurnalis Tempo TV. Ia menjadi bagian dari rombongan flotilla yang berlayar menuju Jalur Gaza.
4. Rahendro Herubowo
Rahendro Herubowo merupakan mantan jurnalis INews. Ia ikut bergabung dalam misi kemanusiaan bersama relawan internasional lainnya.
5. Andi Angga Prasadewa
Andi Angga Prasadewa berasal dari lembaga kemanusiaan Rumah Zakat. Ia ikut dalam rombongan untuk membantu penyaluran bantuan bagi warga Gaza.
6. Herman Budianto Sudarno
Herman Budianto Sudarno merupakan relawan dari Dompet Dhuafa yang tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla.
7. Ronggo Wirosanu
Ronggo Wirosanu juga berasal dari Dompet Dhuafa dan ikut berlayar bersama rombongan relawan internasional menuju Palestina.
8. Hendro Prasetyo
Hendro Prasetyo merupakan aktivis dari Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), organisasi yang aktif dalam aksi solidaritas kemanusiaan internasional.
9. Asad Aras Muhammad
Asad Aras Muhammad juga berasal dari Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) dan ikut menjalankan misi kemanusiaan untuk menembus blokade Gaza.
Sempat Mengalami Kekerasan di Tahanan Israel
Sebelumnya, pasukan Israel menangkap sembilan WNI tersebut di perairan internasional saat armada Global Sumud Flotilla menuju Jalur Gaza untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan.

















