NURANIMEDIA.ID, Yogyakarta — Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menyoroti pentingnya memperkuat kedaulatan maritim, riset nasional, dan perlindungan lingkungan di tengah persaingan geopolitik global. Ia menyampaikan hal itu dalam forum National Policy Dialogue di Balai Senat UGM, Jumat (22/5/2026).
Selain membahas geopolitik kelautan, Megawati juga mengaku menangis setelah menonton film Pesta Babi. Film tersebut menggambarkan kerusakan hutan dan tekanan terhadap masyarakat adat akibat ekspansi perkebunan sawit.
“Saya kemarin menangis ketika melihat film Pesta Babi. Itu benar adanya. Sudah seberapa banyak hutan hanya dijadikan tanaman sawit,” ujar Megawati.
Menurutnya, pembangunan nasional tidak boleh mengabaikan hak masyarakat adat dan kelestarian lingkungan. Karena itu, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus menghormati hukum adat serta wilayah masyarakat lokal.

















