Menurutnya, sebagian investor juga masih berspekulasi bahwa kurs dollar AS dapat bergerak lebih tinggi lagi dalam beberapa hari ke depan.
Mengapa Dollar AS Menguat?
Penguatan dollar AS terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap kondisi ekonomi global dan tekanan pada sejumlah mata uang negara berkembang.
Dalam situasi ketidakpastian, investor global cenderung mencari aset yang dianggap lebih aman atau safe haven. Dollar AS masih menjadi salah satu instrumen yang paling banyak dipilih karena likuiditas dan pengaruhnya yang dominan dalam sistem keuangan dunia.
Akibatnya, tekanan terhadap rupiah semakin terasa. Pelemahan nilai tukar tidak hanya berdampak pada biaya impor, tetapi juga berpotensi meningkatkan biaya produksi industri yang bergantung pada bahan baku dari luar negeri.
Rupiah Berpotensi Sentuh Rp18.000?
Sejumlah pelaku pasar mulai memperkirakan kurs dollar AS dapat menembus level Rp18.000 apabila tekanan eksternal terus berlanjut dan belum ada sentimen positif yang mampu mengangkat nilai tukar rupiah.













