Example 728x250
Opini

Islam Wiwitan: Membaca Gagasan KDM tentang Islam dan Budaya Sunda

×

Islam Wiwitan: Membaca Gagasan KDM tentang Islam dan Budaya Sunda

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Dalam berbagai kesempatan resmi, ia hadir dengan iket Sunda dan baju pangsi. Ia berbicara tentang pentingnya menjaga mata air, merawat pohon, dan melestarikan lingkungan sebagai bagian dari keimanan. Ia juga menghidupkan kembali tradisi seperti mapag sri dan nyacar, bukan sebagai ritual keagamaan, melainkan sebagai ekspresi syukur kepada Sang Pencipta.

Ketika ditanya mengenai identitasnya, KDM pernah menyampaikan sebuah pernyataan yang mengundang banyak tafsir.

Baca Juga  Ketika Dana Desa Beralih ke Kopdes, Masih Mampukah Desa Membangun?

“Secara etika lingkungan, saya adalah Sunda Wiwitan. Tapi secara syariat, agama saya adalah Islam.”

Banyak orang berhenti pada kalimat itu. Padahal yang lebih penting adalah memahami apa yang sebenarnya ingin ia sampaikan.

Jika dibaca secara utuh, pernyataan tersebut bukan pengakuan terhadap dua agama atau dua keyakinan sekaligus. KDM sedang membedakan dua wilayah yang sering kali tercampur dalam perdebatan publik: wilayah etika dan wilayah syariat.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *