Petani kerap memilih menjual gabah segera setelah panen karena kebutuhan ekonomi yang mendesak. Kondisi ini membuat keuntungan yang diperoleh petani menjadi terbatas.
Karena itu, dukungan infrastruktur seperti alat pengering gabah (dryer) dan penggilingan padi skala kecil dinilai penting untuk meningkatkan nilai jual hasil pertanian sekaligus memperkuat posisi tawar petani di pasar.
Reformasi Kelembagaan Petani
Selain aspek produksi dan ekonomi, penguatan kelembagaan petani juga menjadi perhatian penting. Organisasi petani diharapkan mampu menjadi wadah perjuangan yang profesional dalam menyuarakan kepentingan petani.
Reformasi kelembagaan dinilai diperlukan agar organisasi petani dapat lebih fokus memperjuangkan kesejahteraan anggotanya, terlepas dari kepentingan politik praktis.
















