Example 728x250
Ekonomi

Rupiah Melemah, Harga Bahan Pokok Mulai Tertekan

×

Rupiah Melemah, Harga Bahan Pokok Mulai Tertekan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

NURANIMEDIA.ID, Bandung – Nilai tukar rupiah terus melemah terhadap dolar Amerika Serikat. Kondisi itu memicu kekhawatiran kenaikan harga bahan pokok.

Pada Mei 2026, rupiah sempat menyentuh Rp17.600 per dolar AS. Pelemahan kurs meningkatkan biaya impor pangan.

Ekonom menilai kondisi itu memicu imported inflation. Harga barang naik karena biaya impor semakin mahal.

Baca Juga  Ferry Irawandi Kritik Klaim Purbaya soal Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Kedelai menjadi komoditas paling rentan. Indonesia masih bergantung pada pasokan impor untuk memenuhi kebutuhan nasional.

Produsen tahu dan tempe mulai merasakan kenaikan biaya produksi. Sebagian pelaku usaha mempertimbangkan menaikkan harga jual.

Sebagian produsen juga mengurangi ukuran produk. Langkah itu menjaga margin keuntungan di tengah kenaikan biaya.

Gandum ikut terkena tekanan. Indonesia masih mengimpor hampir seluruh kebutuhan gandum nasional.

Baca Juga  Dollar AS Nyaris Tembus Rp18.000, Money Changer Diserbu Warga dan Investor

Kenaikan biaya impor berpotensi menaikkan harga tepung, mie instan, dan roti. Tekanan mulai terasa di tingkat distributor.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *