Example 728x250
DaerahOpini

Ketika Dana Desa Beralih ke Kopdes, Masih Mampukah Desa Membangun?

×

Ketika Dana Desa Beralih ke Kopdes, Masih Mampukah Desa Membangun?

Sebarkan artikel ini
Abdul holik
Abdul Holik, Ketua KMNU dan Direktur Eksekutif WJI
Example 468x60

Padahal, tidak ada satu template pembangunan yang cocok untuk semua desa. Desa agraris di Jawa Tengah punya logika yang berbeda dengan desa nelayan di Maluku atau desa wisata di Bali. Keberagaman itulah yang justru menjadi kekuatan sistem Dana Desa sejak awal.

Kopdes tidak harus ditolak. Bila dirancang dengan serius koperasi bisa menjadi tulang punggung ekonomi lokal yang riil. Ia bisa mempersingkat rantai distribusi, memperkuat posisi tawar petani dan nelayan, membuka akses permodalan yang selama ini sulit dijangkau. Potensinya nyata.

Tapi potensi itu hanya bisa terwujud jika pembentukan Kopdes tidak mengorbankan hal-hal yang sudah berjalan. Infrastruktur yang sedang dibangun, program ketahanan pangan yang baru menemukan ritme, layanan sosial untuk kelompok rentan membutuhkan kesinambungan, bukan penundaan karena anggaran tiba-tiba dialihkan.

Ukuran keberhasilan Kopdes seharusnya bukan berapa ribu koperasi yang berhasil berdiri atau berapa triliun rupiah yang terserap. Ukuran yang lebih jujur adalah: apakah pendapatan warga desa nyata-nyata meningkat? Dan apakah desa masih punya cukup sumber daya untuk memenuhi kebutuhan dasarnya yang lain?

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *