NURANIMEDIA.ID – Pemimpin oposisi Israel sekaligus mantan Perdana Menteri, Yair Lapid, melontarkan kritik keras terhadap kesepakatan damai yang tengah difinalisasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Menurutnya, perjanjian tersebut tidak memenuhi satu pun tujuan strategis Israel dalam konflik dengan Teheran.
Dalam unggahan di platform X, Lapid menilai kesepakatan yang diumumkan Presiden AS Donald Trump justru menjadi bukti kegagalan pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
“Kesepakatan yang muncul tidak mencapai satu pun tujuan perang Israel. Rezim Iran tetap bertahan, program rudalnya tetap utuh, dan Iran dapat membangun kembali program nuklirnya,” tulis Lapid.
Ia menyebut perkembangan tersebut sebagai “kegagalan total” bagi Netanyahu dalam mengelola konflik dengan Iran.
















