NURANIMEDIA.ID, Bandung – Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Provinsi Jawa Barat mengalami penurunan signifikan pada 2025, yang bertepatan dengan tahun pertama kepemimpinan Gubernur Jawa Barat .
Berdasarkan data yang disusun , Jawa Barat mencatat skor 80,86 dan berada di peringkat ke-19 dari 38 provinsi di Indonesia. Posisi tersebut merosot tajam dibanding tahun sebelumnya, ketika Jawa Barat berada di peringkat ke-7 pada 2024 dan posisi ke-4 pada 2023.
Penurunan ini terjadi pada tiga aspek utama penilaian demokrasi, yakni kebebasan sipil, hak politik, dan kapasitas lembaga demokrasi.
Pada aspek kebebasan sipil, indikator kebebasan berkumpul, berekspresi, berserikat, dan berpendapat antar masyarakat turun cukup tajam dari 98,65 menjadi 83,98. Kebebasan pers juga ikut melemah dari 73,41 menjadi 67,19.
Sementara pada aspek hak politik, akses masyarakat terhadap informasi publik turun drastis dari 93,60 menjadi 74,80. Indikator kesetaraan gender juga mengalami penurunan dari 95,95 menjadi 80,60.















