NURANIMEDIA.ID, Jakarta — Perlakuan aparat Israel terhadap para aktivis Global Sumud Flotilla memicu gelombang kecaman internasional. Video yang diunggah Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memperlihatkan para aktivis berada dalam posisi berlutut, dahi menempel ke lantai, dan tangan terikat.
Video itu langsung menyebar luas di media sosial dan memancing kemarahan publik dunia. Banyak pihak menilai tindakan tersebut tidak manusiawi serta merendahkan martabat para aktivis sipil yang membawa misi kemanusiaan ke Gaza.
Ben-Gvir mengunggah video tersebut dengan tulisan “Selamat datang di Israel”. Dalam tayangan itu, lagu kebangsaan Israel terdengar mengiringi kondisi para aktivis yang berada di bawah pengawasan aparat bersenjata.
Sejumlah negara langsung melayangkan protes diplomatik kepada Israel. Italia, Prancis, Belanda, dan Kanada memanggil duta besar Israel untuk meminta penjelasan terkait perlakuan terhadap para aktivis flotilla.

















