Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni menyebut gambar dalam video tersebut tidak dapat diterima. Ia menilai aparat Israel telah memperlakukan para aktivis dengan cara yang melanggar nilai kemanusiaan.
“Tidak dapat diterima para pengunjuk rasa diperlakukan dengan cara yang melanggar martabat manusia,” ujar Meloni.
Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot juga mengecam tindakan Israel dan meminta pembebasan warga Prancis yang ikut dalam misi bantuan tersebut.
Kanada turut menyampaikan sikap keras. Menteri Luar Negeri Kanada Anita Anand menyebut pemerintahnya sangat serius menangani kasus itu karena menyangkut perlakuan terhadap warga sipil.
Sebelumnya, aparat Israel menangkap sekitar 430 aktivis Global Sumud Flotilla, termasuk sembilan warga negara Indonesia. Armada tersebut membawa bantuan kemanusiaan berupa makanan dan susu bayi untuk warga Gaza sebelum Israel menghentikan perjalanan mereka.

















