Tim penyusun juga menyoroti konsep hubungan manusia dengan alam dalam budaya Sunda. Berbeda dengan pandangan modern yang sering menempatkan alam sebagai objek eksploitasi, masyarakat Sunda memandang manusia sebagai bagian dari ekosistem alam itu sendiri.
Para peneliti menilai cara pandang tersebut sangat relevan dengan tantangan lingkungan global saat ini, terutama ketika dunia menghadapi krisis ekologis dan perubahan iklim.
Bangun Kepercayaan Diri Intelektual Bangsa
Bagi para penyusunnya, Ensiklopedia Ki Sunda bukan sekadar proyek budaya, melainkan gerakan intelektual untuk mengakhiri ketergantungan terhadap paradigma luar.
Selama ini, banyak pihak menganggap teori lokal kurang ilmiah karena tidak lahir dari pusat-pusat pengetahuan Barat. Padahal, Nusantara memiliki tradisi berpikir yang tumbuh dari pengalaman panjang masyarakat dalam membaca alam dan mengelola kehidupan sosial.

















