Menurut Roy, relawan MBG bukan sekadar tenaga pendukung. Mereka menjadi bagian penting dalam ekosistem pelayanan Program Makan Bergizi Gratis. Selama ini, para relawan bekerja dengan penuh dedikasi untuk memastikan program berjalan baik dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Karena itu, REL MBG meminta Badan Gizi Nasional dan pemerintah memberi perhatian terhadap kondisi relawan yang terdampak penghentian operasional SPPG. Roy menegaskan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak lepas dari kontribusi jutaan relawan di berbagai daerah.
Selain persoalan ekonomi, Roy juga mengingatkan potensi berkurangnya sumber daya manusia yang sudah memiliki pengalaman apabila masa penghentian berlangsung terlalu lama.
“Apabila para relawan terlalu lama tidak memiliki kepastian, tentu mereka akan mencari pekerjaan atau sumber penghidupan lain demi memenuhi kebutuhan keluarga. Itu merupakan hal yang wajar. Namun saat operasional dapur kembali berjalan, kita akan menghadapi tantangan baru berupa berkurangnya relawan berpengalaman yang telah memahami standar kerja, keamanan pangan, kebersihan, kedisiplinan, dan tata kelola dapur,” ujarnya.















