Penelitian yang dilakukan oleh akademisi Universitas Padjadjaran menunjukkan bahwa kaderisasi memiliki hubungan yang sangat erat dengan ideologi partai politik. Ideologi tidak cukup hanya dituangkan dalam dokumen organisasi, tetapi harus ditransformasikan melalui proses kaderisasi yang berkelanjutan agar tetap hidup dalam tindakan dan orientasi politik para kader.
Di sinilah letak pentingnya kaderisasi bagi HANURA. Partai ini lahir dengan semangat hati nurani rakyat, sebuah semangat yang menempatkan kepentingan masyarakat sebagai orientasi utama perjuangan politik. Nilai tersebut tidak dapat diwariskan secara otomatis. Ia harus ditanamkan, dipelihara, dan ditransmisikan dari satu generasi kader kepada generasi berikutnya.
Namun kaderisasi yang baik tidak akan bermakna tanpa regenerasi.
Kaderisasi melahirkan kader. Regenerasi memberikan ruang bagi kader untuk tumbuh.
Keduanya merupakan dua sisi dari mata uang yang sama. Ketika kaderisasi menghasilkan sumber daya manusia politik yang berkualitas, regenerasi memastikan bahwa kualitas tersebut mendapatkan kesempatan untuk berkembang dalam struktur organisasi.















