Ia juga menilai potensi penghimpunan zakat di Kota Bandung masih sangat besar. Dengan pengelolaan yang baik, manfaat zakat diyakini dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.
“Kami berharap kepengurusan baru mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus menghadirkan inovasi sehingga manfaat zakat semakin luas dirasakan warga,” katanya.
Selain persoalan kesenjangan sosial, Farhan menyebut Kota Bandung juga menghadapi tantangan meningkatnya urbanisasi akibat pemutusan hubungan kerja di sejumlah daerah dan proses penataan kawasan. Dalam kondisi tersebut, Baznas diharapkan menjadi salah satu solusi melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan.
Farhan juga menegaskan Baznas dapat membantu masyarakat yang belum dapat mengakses berbagai program pemerintah karena terkendala persyaratan administratif.
Ia mengajak para muzakki, termasuk kalangan dunia usaha, untuk meningkatkan kepedulian sosial melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah.















