NURANIMEDIA.ID, Garut — Seorang pimpinan sekaligus pengasuh pondok pesantren di Kabupaten Garut, Jawa Barat, diduga melakukan pencabulan terhadap santriwati di lingkungan pesantrennya. Kasus tersebut ramai menjadi perbincangan setelah informasi dugaan pelecehan itu beredar di media sosial.
Terduga pelaku diketahui berinisial AN (45), pimpinan Pondok Pesantren Nurul Mukmin yang berada di wilayah Kecamatan Samarang, Garut. Warga sekitar sempat mendatangi lokasi pesantren setelah kabar dugaan pencabulan menyebar luas.
Menurut informasi yang beredar, polisi kemudian mengamankan terduga pelaku untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dugaan pencabulan itu disebut berlangsung lebih dari satu tahun.
Korban mengaku pelaku kerap memanggilnya pada malam hari dengan alasan kegiatan ibadah malam. Namun, korban menduga pelaku memanfaatkan situasi tersebut untuk melakukan tindakan asusila.

















