Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengungkap adanya informasi mengenai penyerahan uang sitaan lain dengan jumlah lebih besar yang dijadwalkan bulan depan.
“Saya dapat bisikan bulan depan akan ada penyerahan Rp 11 triliun katanya,” ungkapnya.
Selain itu, Prabowo menyebut dirinya menerima laporan adanya dana sekitar Rp 39 triliun yang masih tersimpan di sejumlah rekening bank dengan status kepemilikan tidak jelas.
Menurutnya, dana tersebut diduga berkaitan dengan para pelaku korupsi atau kriminal yang telah melarikan diri maupun meninggal dunia.
“Para koruptor atau kriminal itu mungkin sudah lari dari Indonesia atau sudah meninggal, uangnya tertinggal di rekening-rekening yang tidak jelas,” katanya.
Prabowo juga sempat melontarkan candaan soal kemungkinan pemilik rekening memiliki banyak istri sehingga ahli warisnya tidak mengetahui keberadaan uang tersebut.







