Sebelumnya, Ferri Nuzarli mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan Sekjen Partai Buruh sekaligus keluar dari partai bersama ORI yang merupakan sayap politik Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di bawah kepemimpinan Andi Gani Nena Wea.
Ferri mengatakan keputusan tersebut diambil setelah ORI menilai terdapat perbedaan pandangan, sikap, dan arah perjuangan dengan Partai Buruh.
Ia juga mengklaim sekitar 1,3 juta anggota ORI memutuskan keluar secara kolektif mulai Jumat (26/6). Selain itu, seluruh kader ORI dan KSPSI yang masih menjabat sebagai pengurus Partai Buruh di berbagai tingkatan diminta segera mengajukan surat pengunduran diri secara administratif.
Menurut Ferri, keputusan itu diambil setelah berbagai upaya penyelesaian persoalan internal dilakukan, namun tidak menghasilkan kesepakatan. Ia menilai pengunduran diri ORI akan memberikan dampak besar terhadap kekuatan organisasi Partai Buruh karena ORI merupakan salah satu organisasi inisiator terbesar dalam pendirian partai tersebut pada 2021.















