Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi MPR RI, Indri Wahyuni, menyatakan bahwa peserta sebelumnya telah diingatkan mengenai pentingnya artikulasi saat menjawab pertanyaan.
Menurutnya, dewan juri memiliki kewenangan memberikan pengurangan nilai apabila jawaban peserta dianggap tidak terdengar jelas.
Sementara itu, pembawa acara juga menilai protes yang diajukan peserta kemungkinan hanya dipengaruhi perasaan saat perlombaan berlangsung dan menyarankan peserta melihat tayangan ulang setelah acara selesai.
Polemik tersebut kini ramai diperbincangkan publik dan memunculkan berbagai respons di media sosial terkait objektivitas penilaian dalam kompetisi tingkat nasional tersebut.















