NURANIMEDIA.ID, Abu Dhabi — Lanskap geopolitik Timur Tengah mulai mengalami perubahan besar setelah muncul laporan mengenai kerja sama pertahanan baru antara Israel dan Uni Emirat Arab (UEA). Kedua negara disebut tengah membentuk dana pertahanan bersama untuk membeli persenjataan secara kolektif.
Laporan yang pertama kali dipublikasikan Middle East Eye itu mengutip dua pejabat Amerika Serikat. Namun hingga kini, pemerintah Israel maupun UEA belum memberikan konfirmasi resmi terkait kesepakatan tersebut.
Selain itu, laporan itu juga menyebut kerja sama tercapai dalam kunjungan rahasia Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke UEA pada 13 Mei lalu. Meski demikian, pemerintah UEA langsung membantah kabar kunjungan tersebut beberapa jam setelah Netanyahu mengumumkannya.

















