Kepemimpinannya tidak lepas dari ujian hukum. Putusan Mahkamah Konstitusi sempat mempersoalkan statusnya sebagai pengurus partai yang mencalonkan diri ke DPD. Namun OSO memenangkan gugatan di Mahkamah Agung dan PTUN, sebuah perjalanan hukum yang penuh dinamika.
Di Mata Jokowi: Tegas Tanpa Marah-Marah
Presiden Joko Widodo pernah mengungkapkan kekagumannya terhadap OSO. Ia menilai OSO sebagai pemimpin yang tegas namun tidak suka marah-marah — gaya kepemimpinan langka yang justru lebih efektif memenangkan hati rakyat. Kemampuan retorika OSO yang selalu hangat diterima khalayak menjadi nilai tersendiri di mata presiden.
Di internal Hanura, OSO dikenal membuka ruang luas bagi kader muda dan perempuan, dengan landasan moral yang sederhana namun kuat: kejujuran, pengabdian, dan hati nurani.







