Pertama, mahasiswa mendesak pemerintah untuk menghentikan pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta memastikan penggunaan anggaran lebih efektif dan berpihak pada kebutuhan rakyat.
Kedua, mereka menuntut pemerintah menurunkan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM) yang dinilai semakin menekan daya beli masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu.
Ketiga, mahasiswa meminta pemerintah menghentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Mereka menilai kedua program tersebut perlu dievaluasi secara menyeluruh, terutama terkait efektivitas, prioritas anggaran, dan dampaknya terhadap sektor lain.
Keempat, BEM UI menyerukan agar pemerintah menghentikan praktik militerisme dalam ruang sipil, sebagai bentuk menjaga supremasi sipil dan prinsip demokrasi.
Kelima, mahasiswa menuntut Presiden Prabowo Subianto berhenti mengelak dari berbagai persoalan yang muncul serta mengakui kesalahan pemerintah dalam pengambilan dan pelaksanaan sejumlah kebijakan publik.














