Sebagai gubernur, bupati, maupun wali kota, tidak ada larangan untuk aktif di media sosial. Namun popularitas di dunia digital seharusnya berbanding lurus dengan capaian kerja nyata di lapangan.
Hal inilah yang kemudian menjadi sorotan terhadap Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Tidak bisa dipungkiri, Dedi merupakan salah satu kepala daerah paling populer di Indonesia saat ini. Namanya dikenal luas, tidak hanya di Jawa Barat tetapi juga secara nasional, berkat konten-konten yang rutin ia unggah di media sosial.
Sebagai warga Jawa Barat, tentu ada kebanggaan memiliki gubernur yang dikenal luas. Namun pertanyaannya, apakah popularitas tersebut sejalan dengan hasil kerja nyata selama memimpin Jawa Barat?
Ukuran keberhasilan seorang kepala daerah tentu bukan sekadar jumlah penonton konten atau viral di media sosial, melainkan bagaimana ia mampu menyelesaikan persoalan mendasar masyarakat.











