Sementara itu, sejumlah peserta forum juga menilai ambang batas tinggi berpotensi mempersempit ruang partisipasi politik masyarakat.
Di sisi lain, pengamat politik mengatakan kekhawatiran terhadap banyaknya partai di parlemen sebenarnya dapat diatasi melalui mekanisme fraksi gabungan.
Pandangan serupa turut disampaikan .
Menurut Mahfud, sistem proporsional seharusnya menjaga seluruh suara rakyat tetap terwakili dalam parlemen.
“Proporsional sebenarnya tidak boleh ada suara hilang dan itu bagus untuk masyarakat majemuk seperti Indonesia,” ujar Mahfud.
Selanjutnya, GKSR berencana menyerahkan hasil pembahasan tersebut kepada DPR RI, MPR RI, dan sejumlah pihak terkait.
Melalui usulan itu, mereka berharap revisi sistem pemilu mampu memperluas representasi politik sekaligus menjaga kedaulatan suara rakyat.















