Karena itu, ia meminta sistem pemilu memberi ruang representasi yang lebih adil bagi seluruh masyarakat.
Selain menjaga demokrasi, kata dia, sistem pemilu juga harus melindungi kedaulatan rakyat tanpa membedakan besar atau kecilnya partai politik.
Sementara itu, sejumlah peserta forum juga menilai ambang batas tinggi berpotensi mempersempit ruang partisipasi politik masyarakat.
Di sisi lain, pengamat politik mengatakan kekhawatiran terhadap banyaknya partai di parlemen sebenarnya dapat diatasi melalui mekanisme fraksi gabungan.
Pandangan serupa turut disampaikan .
Menurut Mahfud, sistem proporsional seharusnya menjaga seluruh suara rakyat tetap terwakili dalam parlemen.
“Proporsional sebenarnya tidak boleh ada suara hilang dan itu bagus untuk masyarakat majemuk seperti Indonesia,” ujar Mahfud.

















