Target yang diusung tidak main-main: mengembalikan 10 kursi legislatif Hanura di DPRD DKI Jakarta. Angka itu membutuhkan mesin partai yang solid, kader yang termotivasi, dan strategi yang cermat.
VII. Warisan dan Signifikansi: Membaca Jejak Seorang Pembangun
Ketika sejarah mencatat tokoh-tokoh yang membentuk arsitektur politik Indonesia pasca-reformasi, nama Patrice Rio Capella layak berada di antara mereka, bukan karena satu kemenangan dramatis, melainkan karena konsistensi panjang dalam membangun institusi yang bermakna.
Ada tiga karakteristik yang paling menonjol dalam perjalanannya. Pertama, ketajaman strategis yang tidak pernah kehilangan orientasi pada realitasb dan kemampuan membangun partai dari fase rintisan hingga menjadi kekuatan parlemen yang diperhitungkan secara nasional. Kedua, resiliensi organisasional yang melampaui batas satu partai, kapasitas untuk tetap relevan dan dibutuhkan di berbagai struktur, karena kompetensi yang ia miliki bersifat universal bagi siapapun yang ingin membangun organisasi politik yang sehat. Ketiga, visi institusional yang menempatkan akar rumput bukan sebagai objek mobilisasi semata, melainkan sebagai fondasi legitimasi yang sesungguhnya.







