Example 728x250
Opini

Dua Peradaban di Persimpangan Sejarah. Refleksi atas pertemuan Xi Jinping – Donald Trump

×

Dua Peradaban di Persimpangan Sejarah. Refleksi atas pertemuan Xi Jinping – Donald Trump

Sebarkan artikel ini
Direktur Eksekutif West Java Institute ABDUL Holik, MA
Example 468x60

Oleh Abdul Holik, MA

Ada pertanyaan yang selalu menghantui saya setiap kali dunia sedang berada di titik perubahan besar: apakah manusia benar-benar memilih sejarah, atau sejarahlah yang memilih manusia?

Saya belum menemukan jawabannya. Tapi melihat Xi Jinping dan Donald Trump duduk semeja di Beijing, saya merasakan bahwa kita semua, tanpa diminta, tanpa memilih, sedang menjadi bagian dari sebuah babak sejarah yang akan dibicarakan orang selama berabad-abad.

Baca Juga  Menakar Ulang Pancasila dalam Narasi “Empat Pilar”

Sebelum membahas apa yang terjadi di Beijing, saya ingin mengajak Anda melihat sesuatu yang lebih dalam dari sekadar pertemuan dua kepala negara.

Amerika dan China bukan hanya dua negara yang bersaing. Mereka adalah dua cara berbeda dalam memahami dunia. Dua filsafat kekuasaan yang lahir dari sejarah, trauma, dan ambisi yang sama sekali berbeda.

Baca Juga  Ketika Dana Desa Beralih ke Kopdes, Masih Mampukah Desa Membangun?

Amerika dibangun di atas keyakinan bahwa kebebasan individu adalah fondasi kemajuan. Bahwa pasar yang terbuka, demokrasi yang berisik, dan inovasi yang tak terkendali adalah jalan menuju kejayaan. Mereka percaya pada aturan universal, aturan yang sebagian besar mereka tulis sendiri setelah Perang Dunia II.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *