Laut China Selatan memperpanjang logika yang sama. Siapa yang menguasai laut itu, menguasai jalur energi dan perdagangan yang menghidupi separuh peradaban Asia. Dan Iran adalah simpul energi Eurasia yang menghubungkan ambisi China dengan sumber daya Timur Tengah, sekaligus menjadi duri terbesar dalam agenda keamanan Amerika di kawasan itu.
Soal Geoekonomi
Sejarah mengajarkan bahwa kekuatan militer menaklukkan wilayah, tapi kekuatan ekonomi menaklukkan peradaban.
Dan di lapisan geoekonomi inilah pertarungan AS–China paling terasa.
Mineral langka, yang oleh kebanyakan orang terdengar seperti istilah kimia yang membosankan, adalah sesungguhnya amunisi geopolitik paling diam dan paling mematikan di abad ini. China menguasai sebagian besar pemrosesan mineral kritis yang menjadi bahan baku chip, kendaraan listrik, hingga sistem pertahanan modern. Bukan keunggulan yang terjadi secara kebetulan, ini adalah hasil visi strategis jangka panjang yang dieksekusi dengan sabar selama puluhan tahun.













